KONSEP PUBLIC RELATIONS
Humas adalah fungsi manajemen yang
mengevaluasi opini, sikap dan prilaku publik, mengidentifikasikan
kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur individu atau organisasi dengan
kepentingan publik dan merencanakan serta melaksanakan program aksi untuk memperoleh
pengertian dan dukungan publik (Cutlip, Center dan Broom, 2000:4).
Fungsi Manajemen dalam PR:
POAC + P + M
o
Planning Promotion Market
o
Organization
o
Actuating
o
Controlling
Aktivitas Kehumasan/PR
• Komunikasi persuasif yaitu upaya seorang PR dalam mengkomunikasikan
pesan kepada pihak internal maupun eksternal
yang sikapnya ingin diubah atau dibentuk.
• Menggunakan media massa, untuk
membentuk opini publik yg diharapakan manejemen, menjangkau sasaran publiknya
dan mengkomunikasikan kegiatan-kegiatan yg dilakukan pihak manajemen untuk
meningkatkan dan memelihara citra yg baik dimata publiknya.
• Menumbuhkan/mengembangkan kepentingan
publik/khalayak, karena publik merupakan bagian dari manajemen.
• Alat management, PR membela kepentingan
manajemen.
• Melakukan promosi/mempromosikan, PR
memperkenalkan dan mempromosikan segala sesuatunya yg berkaitan dengan
manajemen.
• Publisitas bertujuan untuk menciptakan
minat pada orang, produk, ide, organisasi, atau pendirian usaha secara umum
melalui generasi dan penempatan cerita yang menguntungkan di media berita
seperti koran, majalah, radio TV, dan tidak seperti iklan yang bergantung pada
daya beli untuk mendapatkan pesan di seberang, publisitas hanya mengandalkan
kualitas konten untuk membujuk orang lain untuk mendapatkan pesan keluar.
• Lobbying adalah bagian khusus dari PR yg
berfungsi untuk menjalin dan memelihara hubungan dengan pemerintah terutama
dengan tujuan mempengaruhi penyusunan undang-undang dan regulasi atau suatu
upaya pendekatan yang dilakukan oleh satu pihak yang memiliki kepentingan
tertentu untuk memperoleh dukungan dari lain yg dianggap memiliki pengaruh atau
wewenang dalam upaya pencapaian tujuan yg ingin dicapai.
• Fund-rising dan Management krisis
• Yang dilakukan dengan penuh ketulusan
• Proaktif membina hubungan dgn media
massa karena media massa adalah salah satu faktor penting
• Bekerja untuk meningkatkan image yaitu
membela manejemennya.
Contoh Kasus
Kegiatan yg dilakukan PR Lifebuoy dalam meningkatkan dan memelihara citra positif Lifebuoy sebagai sabun kesehatan dan menjadikan sabun Lifebouy sebagai leader market di Indonesia yaitu:
o
Lifebuoy Berbagi Sehat yang sudah
dimulai tahun 2004, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
pentingnya pola hidup bersih dan sehat dalam kegiatannya sehari-hari melalui
cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar di bawah air mengalir selama
minimum 20 detik.
o
Edukasi ke sekolah melalui pengajaran
dan kurikulum sekolah.
o
Revitalisasi dokter kecil.
o
Perbaikan fasilitas sanitasi.
Berbekal misi untuk menjadikan 220 juta
penduduk Indonesia hidup lebih bersih dan sehat Lifebuoy secara aktif
mengadakan kegiatan yg bertujuan mengubah perilaku hidup bersih dan sehat
masyarakat terutama berkaitan dengan cuci tangan pakai sabun dengan baik dan
benar.
Lifebuoy bekerja sama dengan berbagai
pihak seperti Departemen Kesehatan, Pemerintah Daerah, Lembaga Pemerintahan,
ULI Peduli Foundation Ikatan Dokter Indonesia (IDI), LSM maupun NGO seperti
KuIS (Koalisi untuk Indonesia Sehat), SPEKTRA, Care International, UNICEF,
Nurani Dunia, Padmaya, sekolah/universitas dalam menjalankan program Lifebuoy
Berbagi Sehat. Program Lifebuoy Berbagi Sehat lebih diarahkan kepada Ibu-Ibu
sebagai peran utama dalam merawat kesehatan keluarga dan anak sekolah dengan
menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.
Sejak tahun 2004, Lifebuoy Berbagi
Sehat telah berkembang baik secara geografis dan dalam ruang lingkupnya. Di
awal tahun, Program Berbagi Sehat difokuskan kepada perbaikan infrastruktur
seperti sarana dan prasarana kebersihan.
Di tahun 2005, Lifebuoy memperluas
cakupan programnya dengan memberdayakan guru dan murid yg didukung oleh Departemen
Pendidikan dan Departemen Kesehatan Program ini telah berkembang di daerah
lain, dan menguntungkan jutaan Ibu dan anak-anak sekolah.
Dalam kurun waktu 2004 – 2007 telah
berhasil menjangkau lebih dari 1 juta penerima manfaat langsung di beberapa
wilayah di Indonesia. Sementara sepanjang tahun 2008, Lifebuoy telah
menjalankan program ini di 25 kota di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan
Yogyakarta dengan total penerima manfaat langsung mencapai lebih dari 650.000
orang.
Di tahun 2009 ini, Lifebuoy tetap
berkomitmen untuk meneruskan perjuangan melawan kuman melalui cuci tangan pakai
sabun dengan melanjutkan lagi kegiatan yg sudah berjalan di berbagai kota yang
akan disupport oleh kampanye cuci tangan nasional oleh pemerintah Indonesia.
Aktivitas PR Lifebuoy diatas
menggunakan komunikasi persuasif melalui publisitas ke media massa, bekerja
untuk meningkatkan image perusahaannya dengan penuh ketulusan untuk
menjadikan 220 juta penduduk Indonesia hidup lebih bersih dan sehat,
menumbuhkan dan mengembakan kepentingan publik sekaligus promosi sabun
Lifebuoy.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar