Minggu, 08 April 2012

Konsep Public Relations


KONSEP PUBLIC RELATIONS

Humas adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi opini, sikap dan prilaku publik, mengidentifikasikan kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur individu atau organisasi dengan kepentingan publik dan merencanakan serta melaksanakan program aksi untuk memperoleh pengertian dan dukungan publik (Cutlip, Center dan Broom, 2000:4).
Fungsi Manajemen dalam PR:

POAC                         +          P                      +          M
o   Planning                          Promotion                   Market
o   Organization
o   Actuating
o   Controlling

Aktivitas Kehumasan/PR
•      Komunikasi persuasif yaitu  upaya seorang PR dalam mengkomunikasikan pesan kepada pihak internal maupun eksternal  yang sikapnya ingin diubah atau dibentuk.
•      Menggunakan media massa, untuk membentuk opini publik yg diharapakan manejemen, menjangkau sasaran publiknya dan mengkomunikasikan kegiatan-kegiatan yg dilakukan pihak manajemen untuk meningkatkan dan memelihara citra yg baik dimata publiknya.
•      Menumbuhkan/mengembangkan kepentingan publik/khalayak, karena publik merupakan bagian dari manajemen.
•      Alat management, PR membela kepentingan manajemen.
•      Melakukan promosi/mempromosikan, PR memperkenalkan dan mempromosikan segala sesuatunya yg berkaitan dengan manajemen.
•      Publisitas bertujuan untuk menciptakan minat pada orang, produk, ide, organisasi, atau pendirian usaha secara umum melalui generasi dan penempatan cerita yang menguntungkan di media berita seperti koran, majalah, radio TV, dan tidak seperti iklan yang bergantung pada daya beli untuk mendapatkan pesan di seberang, publisitas hanya mengandalkan kualitas konten untuk membujuk orang lain untuk mendapatkan pesan keluar.
•      Lobbying adalah bagian khusus dari PR yg berfungsi untuk menjalin dan memelihara hubungan dengan pemerintah terutama dengan tujuan mempengaruhi penyusunan undang-undang dan regulasi atau suatu upaya pendekatan yang dilakukan oleh satu pihak yang memiliki kepentingan tertentu untuk memperoleh dukungan dari lain yg dianggap memiliki pengaruh atau wewenang dalam upaya pencapaian tujuan yg ingin dicapai.
•      Fund-rising dan Management krisis
•      Yang dilakukan dengan penuh ketulusan
•      Proaktif membina hubungan dgn media massa karena media massa adalah salah satu faktor penting
•      Bekerja untuk meningkatkan image yaitu membela manejemennya.

Contoh Kasus

Kegiatan yg dilakukan PR Lifebuoy dalam meningkatkan dan memelihara citra positif Lifebuoy sebagai sabun kesehatan dan menjadikan sabun Lifebouy sebagai leader market di Indonesia yaitu:
o   Lifebuoy Berbagi Sehat yang sudah dimulai tahun 2004, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat dalam kegiatannya sehari-hari melalui cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar di bawah air mengalir selama minimum 20 detik.
o   Edukasi ke sekolah melalui pengajaran dan kurikulum sekolah.
o   Revitalisasi dokter kecil.
o   Perbaikan fasilitas sanitasi.
Berbekal misi untuk menjadikan 220 juta penduduk Indonesia hidup lebih bersih dan sehat Lifebuoy secara aktif mengadakan kegiatan yg bertujuan mengubah perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat terutama berkaitan dengan cuci tangan pakai sabun dengan baik dan benar.
Lifebuoy bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Departemen Kesehatan, Pemerintah Daerah, Lembaga Pemerintahan, ULI Peduli Foundation Ikatan Dokter Indonesia (IDI), LSM maupun NGO seperti KuIS (Koalisi untuk Indonesia Sehat), SPEKTRA, Care International, UNICEF, Nurani Dunia, Padmaya, sekolah/universitas dalam menjalankan program Lifebuoy Berbagi Sehat. Program Lifebuoy Berbagi Sehat lebih diarahkan kepada Ibu-Ibu sebagai peran utama dalam merawat kesehatan keluarga dan anak sekolah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.
Sejak tahun 2004, Lifebuoy Berbagi Sehat telah berkembang baik secara geografis dan dalam ruang lingkupnya. Di awal tahun, Program Berbagi Sehat difokuskan kepada perbaikan infrastruktur seperti sarana dan prasarana kebersihan.
Di tahun 2005, Lifebuoy memperluas cakupan programnya dengan memberdayakan guru dan murid yg didukung oleh Departemen Pendidikan dan Departemen Kesehatan Program ini telah berkembang di daerah lain, dan menguntungkan jutaan Ibu dan anak-anak sekolah.
Dalam kurun waktu 2004 – 2007 telah berhasil menjangkau lebih dari 1 juta penerima manfaat langsung di beberapa wilayah di Indonesia. Sementara sepanjang tahun 2008, Lifebuoy telah menjalankan program ini di 25 kota di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan total penerima manfaat langsung mencapai lebih dari 650.000 orang.
Di tahun 2009 ini, Lifebuoy tetap berkomitmen untuk meneruskan perjuangan melawan kuman melalui cuci tangan pakai sabun dengan melanjutkan lagi kegiatan yg sudah berjalan di berbagai kota yang akan disupport oleh kampanye cuci tangan nasional oleh pemerintah Indonesia.
Aktivitas PR Lifebuoy diatas menggunakan komunikasi persuasif melalui publisitas ke media massa, bekerja untuk meningkatkan image perusahaannya dengan penuh ketulusan untuk menjadikan 220 juta penduduk Indonesia hidup lebih bersih dan sehat, menumbuhkan dan mengembakan kepentingan publik sekaligus promosi sabun Lifebuoy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar